Kembali ke Berita
Infokomoditascpo

CPO KPBN Pulih dari Dasar Oktober: Membaca Katalis Permintaan India, El Nino, dan Biodiesel di Balik Rebound Rp14.908/kg

AI Market Insight 21 jam lalu
CPO KPBN Pulih dari Dasar Oktober: Membaca Katalis Permintaan India, El Nino, dan Biodiesel di Balik Rebound Rp14.908/kg

Harga CPO tender KPBN Talang Duku naik ke Rp14.908/kg pada 20 Oktober 2026, pulih dari titik terendah awal bulan meski masih sedikit di bawah level Agustus. Apa saja katalis yang tercatat dalam pemberitaan, dan seberapa kuat pemulihannya?

Berdasarkan data KPBN, harga CPO tender FOB Talang Duku tercatat Rp14.908/kg pada 20 Oktober 2026. Dalam periode 90 hari terakhir, harga turun 2,09% dari Rp15.227/kg pada 10 Agustus 2026. Kisaran periodenya berada di antara Rp14.355/kg dan Rp15.675/kg. Posisi terkini ada di bagian bawah-tengah rentang tersebut, lebih dekat ke batas bawah daripada puncaknya.

Data sampel menunjukkan pemulihan jangka pendek yang cukup jelas. Harga berada di Rp14.355/kg pada 5 Oktober, yang merupakan titik terendah periode ini, lalu naik bertahap ke Rp14.600/kg pada 8-9 Oktober, Rp14.700/kg pada 14 Oktober, Rp14.800/kg pada 19 Oktober, dan Rp14.908/kg pada 20 Oktober. Artinya harga naik sekitar 3,8% dari dasar awal Oktober. Ini bisa dibaca sebagai rebound dari area terendah, bukan pembalikan tren menyeluruh, sebab level saat ini masih di bawah titik awal periode.

Dari sisi pemberitaan, sejumlah katalis muncul bersamaan. Kontan melaporkan harga CPO rebound dengan permintaan ekspor dan prospek biodiesel sebagai katalis, sementara InfoSAWIT mencatat harga CPO KPBN Inacom naik pada 19 Oktober seiring penutupan menguat di Bursa Malaysia. Sawitsetara juga mengangkat kelangkaan minyak bunga matahari akibat perang yang membuat minyak sawit diminati India. Sebagai analisis, kombinasi substitusi minyak nabati dan sentimen bursa Malaysia kemungkinan ikut menopang harga domestik. Namun berita tersebut tidak memuat angka yang memungkinkan kita mengukur seberapa besar kontribusi masing-masing faktor. Kontan juga mencatat kontrak November di Malaysia turun ke RM4.515 per ton pada sesi yang berakhir bervariasi, sehingga arah harga acuan regional belum seragam.

Faktor pasokan juga perlu dicermati. Kontan melaporkan El Nino memicu surutnya Sungai Kapuas sehingga pengiriman CPO terhambat dan harga TBS turun di wilayah terdampak. Di sisi lain, ada pula laporan yang mengaitkan El Nino dengan potensi kenaikan harga CPO dan saham sawit pada 2027. Perlu dipantau apakah gangguan logistik dan risiko produksi ini benar-benar mengetatkan pasokan, atau hanya menekan harga di tingkat petani karena hambatan distribusi. Sementara itu, harga TBS Sumbar periode III Oktober 2026 dilaporkan naik, dengan umur 10-20 tahun mencapai Rp3.695,36 per kg. Ini menunjukkan kondisi harga di tingkat kebun bisa berbeda antarwilayah.

Dari sisi kebijakan, Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi CPO Oktober 2026 naik menjadi US$1.042,15/MT, dari US$1.007,51/MT pada September. Harga referensi menjadi dasar penghitungan bea keluar, dan dikenakan bersama pungutan ekspor dana perkebunan sawit yang tarifnya diatur dalam PMK 9 Tahun 2026 serta penyesuaian bea keluar dalam PMK 68 Tahun 2025. Berdasarkan data tersebut, beban fiskal ekspor berpotensi bergerak mengikuti kenaikan harga referensi. Dampak persisnya pada margin eksportir tidak dapat dihitung dari data yang tersedia.

Ke depan, pergerakan harga kemungkinan akan ditentukan oleh tiga hal: keberlanjutan permintaan ekspor terutama dari India, kepastian arah program biodiesel, dan dampak El Nino terhadap produksi serta logistik. Isu pemanfaatan lahan hutan untuk biodiesel yang menuai polemik, sebagaimana diberitakan BBC, juga perlu dipantau karena dapat memengaruhi persepsi pasar terhadap kebijakan dan keberlanjutan. Untuk saat ini, pemulihan dari Rp14.355/kg ke Rp14.908/kg adalah fakta, sedangkan kesinambungannya masih bergantung pada katalis-katalis tersebut dan belum bisa dipastikan.

Sumber:

- Harga CPO Rebound, Permintaan Ekspor dan Prospek Biodiesel Jadi Katalis — kontan.co.id

- Harga CPO KPBN Inacom Naik Pada Senin (19/10/2026), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Ditutup Menguat — InfoSAWIT

- Minyak Bunga Matahari Langka akibat Perang, Minyak Sawit Jadi Rebutan India — sawitsetara.co

- El Nino Picu Sungai Kapuas Surut, Pengiriman CPO Terhambat dan Harga TBS Turun — kontan.co.id

- Harga CPO Malaysia Berakhir Bervariasi, Kontrak November Turun ke RM4.515 per Ton — Agricom.id

- El Nino Bikin Harga CPO Meroket 6 Saham Sawit Berpotensi Cuan pada 2027 — Kontan TV

- Harga TBS Sawit Sumbar Periode III Oktober 2026 Naik, Umur 10–20 Tahun Capai Rp3.695,36 per Kg — InfoSAWIT

- Hutan: Hashim sebut pemerintah akan gunakan 12,7 juta hektare hutan untuk biodiesel – Mengapa menuai polemik? — BBC

- Harga Referensi CPO Oktober 2026 Naik Jadi US$1.042,15/MT, HPE Kakao Naik ke US$5.686/MT (Kementerian Perdagangan RI, Berlaku) — https://jdih.kemendag.go.id/peraturan/keputusan-menteri-perdagangan-republik-indonesia-nomor-1921-tahun-2026-tentang-harga-patokan-ekspor-dan-harga-referensi-atas-produk-pertanian-dan-kehutanan-yang-dikenakan-bea-keluar-dan-tarif-layanan-badan-layanan-umum

- Harga Referensi CPO September 2026 Naik Jadi US$1.007,51/MT (Kementerian Perdagangan RI, 2026-08-27, Berlaku) — https://www.kemendag.go.id/berita/pojok-media/harga-cpo-ditetapkan-naik-menjadi-100751-dolar-as-per-metrik-ton

- Perubahan Tarif Pungutan Ekspor Dana Perkebunan Sawit (Kementerian Keuangan RI, 2026-02-27, Berlaku) — https://jdih.kemenkeu.go.id/dok/pmk-9-tahun-2026/summary

- Penyesuaian Tarif Bea Keluar Kelapa Sawit, Kakao, dan Getah Pinus (Kementerian Keuangan RI, 2025-10-10, Berlaku) — https://jdih.kemenkeu.go.id/dok/pmk-68-tahun-2025

Artikel orisinal Infokomoditas. Data harga pada artikel merujuk observasi yang telah melalui proses verifikasi — lihat provenance pada papan harga.