Kembali ke Berita
Infokomoditascpo

Di Antara Puncak dan Dasar: CPO KPBN Rp15.115/kg dan Rentang Rp1.473 dalam 90 Hari Terakhir

AI Market Insight 7 jam lalu
Di Antara Puncak dan Dasar: CPO KPBN Rp15.115/kg dan Rentang Rp1.473 dalam 90 Hari Terakhir

Harga CPO KPBN Dumai kini berada sekitar sepertiga dari dasar rentang 90 hari, jauh di bawah puncak awal September. Katalis permintaan India, biodiesel, dan harga referensi pemerintah menjadi variabel yang perlu dipantau.

Berdasarkan data tender CPO KPBN Franco Dumai, harga pada 21 Oktober 2026 tercatat Rp15.115/kg. Dalam 90 hari terakhir, harga turun 3,42% dari Rp15.650/kg pada 6 Agustus 2026. Rentang periode ini cukup lebar: titik terendah Rp14.625/kg dan tertinggi Rp16.098/kg, selisih Rp1.473/kg. Sampel data menunjukkan puncak tercatat pada 3 September (Rp16.098/kg) dan harga sempat berada di Rp14.666/kg pada 6 Oktober.

Analisis posisi harga: dibanding puncak periode, harga kini lebih rendah sekitar Rp983/kg atau sekitar 6,1%. Dibanding titik terendah, harga sudah naik sekitar Rp490/kg atau sekitar 3,4%. Dengan kata lain, harga berada di sekitar sepertiga bagian bawah rentang 90 hari. Pemulihan dari dasar Oktober memang terjadi, tetapi belum mengembalikan harga ke level awal September. Sampel terakhir menunjukkan pergerakan naik bertahap: Rp14.775/kg (13 Oktober), Rp15.050/kg (19 Oktober), dan Rp15.158/kg (20 Oktober), sebelum terkoreksi ke Rp15.115/kg.

Pada sisi permintaan, pemberitaan memberi beberapa petunjuk yang masih berupa konteks, bukan bukti sebab-akibat. Satu laporan menyebut minyak bunga matahari langka akibat perang sehingga minyak sawit menjadi rebutan India. Laporan lain menyoroti prospek biodiesel B50 dan ekspor sebagai katalis rebound harga CPO. Kemungkinan, kombinasi permintaan ekspor dan serapan biodiesel domestik ikut menopang pemulihan dari dasar Oktober. Namun data yang tersedia tidak cukup untuk menimbang seberapa besar kontribusi masing-masing faktor. Pada 21 Oktober, pemberitaan juga mencatat harga CPO Malaysia turun RM73 bersamaan dengan koreksi KPBN ke Rp15.115/kg, yang menunjukkan harga domestik masih bergerak seiring pasar acuan regional.

Dari sisi kebijakan, Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi CPO naik ke US$1.007,51/MT untuk September 2026 dan US$1.042,15/MT untuk Oktober 2026. Harga referensi menjadi dasar perhitungan bea keluar, sementara pungutan ekspor dana perkebunan sawit juga berlaku berdasarkan PMK 9 Tahun 2026. Berdasarkan data, harga referensi Oktober naik sekitar 3,4% dari September, padahal harga tender KPBN pada Oktober sempat jatuh ke dasar periode. Perlu dipantau apakah ketidaksejajaran ini mencerminkan perbedaan periode acuan antara harga ekspor dan harga tender domestik, dan apa dampaknya pada selisih harga pabrik kelapa sawit dengan harga ekspor.

Untuk ke depan, sejumlah pemberitaan memuat proyeksi: harga CPO diprediksi bertahan di atas US$1.128/ton dan di atas RM4.600/ton selama November 2026. Ini adalah pandangan pihak ketiga, bukan data terverifikasi, dan harus dibaca dengan hati-hati. Pada 22 Oktober, pemberitaan juga memuat laporan kenaikan tipis ke Rp15.130/kg dan catatan tender yang withdraw. Dua kabar ini belum tercermin dalam data benchmark kami yang berakhir 21 Oktober, jadi konfirmasi perlu menunggu data resmi berikutnya. Level kunci yang perlu dipantau adalah apakah harga mampu bertahan di atas kisaran Rp15.000/kg dan mendekati Rp16.000/kg, atau kembali menguji dasar sekitar Rp14.600–14.700/kg.

Sumber:

- Minyak Bunga Matahari Langka akibat Perang, Minyak Sawit Jadi Rebutan India — sawitsetara.co

- Dari 3,4 Juta KL hingga 94% SPBU: Bagaimana B50 Mengubah Nasib Sawit Indonesia di Era Prabowo? — bataviapos.id

- Harga CPO Malaysia Turun RM73, KPBN Inacom Terkoreksi ke Rp15.115 per kg pada 21 Oktober 2026 — Agricom.id

- Harga CPO Rebound, Permintaan Ekspor dan Prospek Biodiesel Jadi Katalis — kontan.co.id

- Harga CPO Diprediksi Bertahan di Atas US$ 1.128 per Ton pada November 2026 — kontan.co.id

- Harga CPO KPBN Inacom Wthdraw Pada Kamis (22/10/2026), Harga CPO Diprediksi di atas RM4.600 per ton Selama November 2026 — InfoSAWIT

- Harga CPO KPBN Inacom Kamis (22/10) Naik Tipis Jadi Rp15.130 per Kg — Agricom.id

- Harga Referensi CPO September 2026 Naik Jadi US$1.007,51/MT (Kementerian Perdagangan RI, 2026-08-27, Berlaku) — https://www.kemendag.go.id/berita/pojok-media/harga-cpo-ditetapkan-naik-menjadi-100751-dolar-as-per-metrik-ton

- Harga Referensi CPO Oktober 2026 Naik Jadi US$1.042,15/MT, HPE Kakao Naik ke US$5.686/MT (Kementerian Perdagangan RI, Berlaku) — https://jdih.kemendag.go.id/peraturan/keputusan-menteri-perdagangan-republik-indonesia-nomor-1921-tahun-2026-tentang-harga-patokan-ekspor-dan-harga-referensi-atas-produk-pertanian-dan-kehutanan-yang-dikenakan-bea-keluar-dan-tarif-layanan-badan-layanan-umum

- Perubahan Tarif Pungutan Ekspor Dana Perkebunan Sawit (Kementerian Keuangan RI, 2026-02-27, Berlaku) — https://jdih.kemenkeu.go.id/dok/pmk-9-tahun-2026/summary

Artikel orisinal Infokomoditas. Data harga pada artikel merujuk observasi yang telah melalui proses verifikasi — lihat provenance pada papan harga.