Rentang Sempit Rp54.200–55.000/kg Selama Sebulan Terakhir: Harga Petani Kakao Kendari di Tengah Tarik-Menarik Sinyal Global
Harga petani kakao Kendari mencapai Rp55.000/kg pada 19 Oktober 2026, naik 3,77% dalam 90 hari dan bergerak sangat sempit sejak awal September. Di saat yang sama, pemberitaan pasar global menunjukkan arah yang campur aduk, sehingga pertanyaannya adalah seberapa jauh sinyal itu menjalar ke tingkat petani.
Berdasarkan data Bappebti (Kementerian Perdagangan), harga petani kakao di Kendari tercatat Rp55.000/kg pada 19 Oktober 2026. Pada awal periode 90 hari, 27 Juli 2026, harga berada di Rp53.000/kg, sehingga kenaikan kumulatifnya 3,77%. Titik terendah periode ini adalah Rp53.000 dan tertinggi Rp55.000, jadi selisih keseluruhannya hanya Rp2.000/kg.
Pola sampel terbaru menunjukkan pergerakan yang lebih sempit lagi. Sejak 31 Agustus, harga bergerak antara Rp54.200 dan Rp55.000/kg. Harga menyentuh Rp55.000 pada 9 September, turun ke Rp54.500 pada 23 dan 30 September, lalu kembali ke Rp55.000 pada 6, 9, dan 19 Oktober. Dari 10 sampel terakhir, enam berada tepat di Rp55.000. Ini FAKTA dari data. ANALISIS kami: Rp55.000 tampak berfungsi sebagai level yang sudah mapan di tingkat petani, dan koreksi ke Rp54.500 sejauh ini bersifat sementara.
Sinyal dari pasar global justru bercampur. Sejumlah judul laporan Traders Union pada 20–22 Oktober 2026 menyebut kakao naik 1,75% karena aksi serikat petani Côte d'Ivoire, lalu melemah setelah pasokan yang lebih kecil dari Pantai Gading memengaruhi pasar, melanjutkan penurunan di tengah tekanan pada level support, dan bergerak datar di atas support $5.791. Sebuah prakiraan lain menyebut pergerakan sideways di tengah volatilitas. Perlu dicatat, laporan-laporan ini terbit setelah observasi harga Kendari terakhir (19 Oktober), jadi dampaknya ke harga petani belum dapat dinilai dari data yang ada. Kemungkinan harga domestik menyerap gejolak itu dengan jeda dan peredaman, tetapi data yang tersedia belum cukup untuk membuktikan hubungan sebab-akibatnya.
Dari sisi kebijakan, Keputusan Menteri Perdagangan tentang harga patokan ekspor dan harga referensi menetapkan HPE kakao Oktober 2026 naik ke US$5.686/MT. Angka ini menjadi dasar perhitungan bea keluar, yang pengaturan tarifnya diatur lewat PMK tentang penyesuaian tarif bea keluar kelapa sawit, kakao, dan getah pinus (terbit 10 Oktober 2025, berstatus berlaku). ANALISIS: karena HPE ikut naik, beban bea keluar untuk ekspor biji kakao berpotensi mengikuti, dan itu dapat memengaruhi margin eksportir serta daya tawar harga di tingkat pengumpul. Namun data yang kami miliki tidak memuat besaran tarif, sehingga efek pastinya ke harga petani perlu dipantau.
Berita domestik memberi konteks tambahan tentang sisi permintaan dan pasokan. ANTARA Banten melaporkan harga kakao di Lebak naik pada musim kemarau, yang menunjukkan harga lokal di daerah lain juga bisa bergerak naik. Dari sisi hilir, Kemenperin menyiapkan 100 Cocoa Doctor untuk memperkuat ketersediaan bahan baku industri kakao nasional. Jika program ini berhasil mendongkrak produktivitas kebun, tekanan pasokan bisa berkurang dalam jangka menengah.
PROYEKSI: bila tidak ada guncangan, kemungkinan harga petani Kendari tetap bertahan di kisaran Rp54.500–55.000/kg dalam beberapa pekan ke depan, mengingat rentang sempit sebulan terakhir. Hal yang perlu dipantau adalah apakah pelemahan bursa global yang diberitakan akhir Oktober berlanjut dan merembet ke harga di tingkat petani, serta bagaimana HPE dan bea keluar bergerak pada periode berikutnya. Satu titik harga Kendari belum mewakili seluruh sentra kakao nasional, jadi kesimpulan ini sebaiknya dibaca bersama data daerah lain.
Sumber:
- Kakao naik 1,75% karena aksi serikat petani kakao Côte d’Ivoire mendorong harga — Traders Union
- Harga kakao melemah setelah pasokan kakao yang lebih kecil dari Pantai Gading memengaruhi pasar — Traders Union
- Harga kakao melanjutkan penurunan di tengah meningkatnya tekanan pada level support — Traders Union
- Kakao bergerak datar setelah harga bertahan di atas support $5.791 — Traders Union
- Musim kemarau, harga kakao di Lebak naik — ANTARA News Banten
- Cocoa Doctor Kemenperin Perkuat Ekosistem Kakao, Khususnya Ketersediaan Bahan Baku — Media Perkebunan
- Harga Referensi CPO Oktober 2026 Naik Jadi US$1.042,15/MT, HPE Kakao Naik ke US$5.686/MT (Kementerian Perdagangan RI, Berlaku) — https://jdih.kemendag.go.id/peraturan/keputusan-menteri-perdagangan-republik-indonesia-nomor-1921-tahun-2026-tentang-harga-patokan-ekspor-dan-harga-referensi-atas-produk-pertanian-dan-kehutanan-yang-dikenakan-bea-keluar-dan-tarif-layanan-badan-layanan-umum
- Penyesuaian Tarif Bea Keluar Kelapa Sawit, Kakao, dan Getah Pinus (Kementerian Keuangan RI, 2025-10-10, Berlaku) — https://jdih.kemenkeu.go.id/dok/pmk-68-tahun-2025
