Kembali ke Berita
Infokomoditascpo

Rp14.850 vs Rp15.018 per Kg: Membaca Dua Angka KPBN di Hari yang Sama, dari Stok Malaysia hingga Ujian Ketertelusuran EUDR

AI Market Insight 1 hari lalu
Rp14.850 vs Rp15.018 per Kg: Membaca Dua Angka KPBN di Hari yang Sama, dari Stok Malaysia hingga Ujian Ketertelusuran EUDR

Harga CPO KPBN Talang Duku Rp14.850/kg masih 2,48% di bawah awal periode 90 hari, sementara tender Inacom dilaporkan Rp15.018/kg pada hari yang sama. Artikel ini membahas cara membaca perbedaan benchmark tersebut, tekanan stok Malaysia, dan isu ketertelusuran pekebun swadaya.

Berdasarkan data benchmark CPO Tender KPBN FOB Talang Duku, harga tercatat Rp14.850/kg pada 26 Oktober 2026. Angka ini turun 2,48% dari Rp15.227/kg pada 10 Agustus 2026, awal periode 90 hari. Dalam periode yang sama, harga bergerak di rentang Rp14.355 hingga Rp15.675/kg, sehingga harga terkini berada sekitar Rp825 (kira-kira 5,3%) di bawah titik tertinggi dan sekitar Rp495 di atas titik terendah. Pada Oktober, sampel menunjukkan pemulihan bertahap dari Rp14.525/kg (13 Oktober) ke Rp14.950/kg (23 Oktober), lalu terkoreksi tipis ke Rp14.850/kg.

Di hari yang sama, pemberitaan Agricom.id melaporkan harga CPO KPBN turun 1,20% ke Rp15.018/kg dan menyebut tender KPBN Inacom WD di level tersebut, dengan Bursa Malaysia melemah akibat tekanan stok. Selisih sekitar Rp168/kg terhadap data Talang Duku ini sebaiknya tidak dibaca sebagai kontradiksi. Analisis kami: keduanya kemungkinan mengacu pada titik penyerahan dan mekanisme tender yang berbeda, sehingga tidak bisa dibandingkan langsung. Bagi pembaca, implikasinya praktis: sebelum membandingkan harga antarsumber, pastikan benchmark, lokasi, dan tanggalnya sama. Data sumber berita yang tersedia tidak merinci penyebab selisih ini, jadi penjelasan tersebut masih bersifat dugaan.

Dari sisi eksternal, headline Bloomberg Technoz melaporkan bahwa stok minyak sawit Malaysia berada pada rekor sepanjang masa, sedangkan Agricom.id menyebut harga CPO Malaysia turun ke RM4.558 per ton. Berdasarkan kedua laporan itu, tekanan dari sisi stok di pasar pesaing utama menjadi faktor yang perlu dipantau. Kemungkinan, sentimen ini membatasi ruang kenaikan harga domestik meski harga KPBN sempat pulih sepanjang Oktober. Namun, data yang tersedia tidak cukup untuk menghitung seberapa besar pengaruhnya terhadap harga KPBN. Di tingkat hulu, ANTARA News Riau memberitakan bahwa harga TBS di Riau perlahan merangkak naik, yang searah dengan pemulihan harga CPO sejak pertengahan Oktober.

Dari sisi kebijakan, Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi CPO Oktober 2026 naik menjadi US$1.042,15/MT dari US$1.007,51/MT pada September, atau sekitar 3,4%. Harga referensi ini menjadi dasar perhitungan bea keluar, dan di samping itu berlaku pula ketentuan tarif pungutan ekspor dana perkebunan sawit (PMK 9 Tahun 2026) serta penyesuaian tarif bea keluar (PMK 68 Tahun 2025). Secara analitis, kenaikan harga referensi di tengah harga domestik yang lebih rendah dari awal Agustus menunjukkan bahwa acuan ekspor dan harga tender domestik tidak selalu bergerak seirama. Perlu dipantau apakah penetapan November akan mengikuti arah harga pasar terkini.

Isu struktural yang juga mengemuka adalah kesiapan menghadapi EUDR. Kontan.co.id melaporkan bahwa ketertelusuran (traceability) sawit pekebun swadaya menjadi kendala menjelang penerapan aturan tersebut, sementara Bappenas, menurut pemberitaan Sawit Indonesia, mengusulkan pembentukan Badan Kelapa Sawit Nasional untuk mendorong keadilan agraria bagi pekebun swadaya. Berdasarkan pemberitaan itu, tata kelola hulu berpotensi menjadi faktor penentu akses pasar. Proyeksi kami bersifat hati-hati: bila persoalan ketertelusuran belum terselesaikan, risikonya lebih besar pada kelancaran pasokan ke pasar tertentu daripada pada harga harian. Namun dampak langsung terhadap harga KPBN belum dapat dikonfirmasi dari data yang ada.

Secara keseluruhan, harga CPO KPBN berada dalam fase pemulihan terbatas di dalam rentang 90 hari yang lebar, dengan sinyal campuran: pemulihan TBS dan kenaikan harga referensi di satu sisi, rekor stok Malaysia di sisi lain. Beberapa hal layak dipantau: apakah harga bertahan di atas Rp14.800/kg (level yang dicapai sejak 19 Oktober), arah harga CPO Malaysia, dan perkembangan kebijakan ketertelusuran. Semua pandangan ke depan di atas merupakan interpretasi, bukan kepastian.

Sumber:

- Harga CPO KPBN Senin (26/10) Turun 1,20% ke Rp15.018/kg, Bursa Malaysia Melemah Akibat Tekanan Stok — Agricom.id

- Harga CPO Malaysia Turun ke RM4.558 per Ton, Tender KPBN Inacom WD di Rp15.018 per Kg — Agricom.id

- Malaysia Kelebihan Stok Minyak Sawit, Rekor Sepanjang Masa — Bloomberg Technoz

- Pelan-pelan, Harga TBS kelapa sawit di Riau merangkak naik — ANTARA News Riau

- Jelang Penerapan EUDR, Traaceability Sawit Pekebun Swadaya Jadi Kendala — kontan.co.id

- Dorong Keadilan Agraria Pekebun Swadaya, Bappenas Usulkan Pembentukan Badan Kelapa Sawit Nasional — Sawit Indonesia

- Harga Referensi CPO Oktober 2026 Naik Jadi US$1.042,15/MT, HPE Kakao Naik ke US$5.686/MT (Kementerian Perdagangan RI, Berlaku) — https://jdih.kemendag.go.id/peraturan/keputusan-menteri-perdagangan-republik-indonesia-nomor-1921-tahun-2026-tentang-harga-patokan-ekspor-dan-harga-referensi-atas-produk-pertanian-dan-kehutanan-yang-dikenakan-bea-keluar-dan-tarif-layanan-badan-layanan-umum

- Harga Referensi CPO September 2026 Naik Jadi US$1.007,51/MT (Kementerian Perdagangan RI, 2026-08-27, Berlaku) — https://www.kemendag.go.id/berita/pojok-media/harga-cpo-ditetapkan-naik-menjadi-100751-dolar-as-per-metrik-ton

- Perubahan Tarif Pungutan Ekspor Dana Perkebunan Sawit (Kementerian Keuangan RI, 2026-02-27, Berlaku) — https://jdih.kemenkeu.go.id/dok/pmk-9-tahun-2026/summary

- Penyesuaian Tarif Bea Keluar Kelapa Sawit, Kakao, dan Getah Pinus (Kementerian Keuangan RI, 2025-10-10, Berlaku) — https://jdih.kemenkeu.go.id/dok/pmk-68-tahun-2025

Artikel orisinal Infokomoditas. Data harga pada artikel merujuk observasi yang telah melalui proses verifikasi — lihat provenance pada papan harga.