Gula
Gula kristal putih. Benchmark aktif: harga eceran rata-rata nasional (PIHPS Bank Indonesia).
Lihat halaman harga ringkas & benchmark →Setiap benchmark mewakili wilayah dan jenis observasi berbeda — nilai tidak digabung atau dirata-ratakan.
Seluruh titik adalah observasi resmi terverifikasi & terpublikasi — tidak pernah direka.
FAKTA: Pada 2026-10-02, Benchmark Gula Pasir Kualitas Premium rata-rata nasional di pasar tradisional tercatat 20.400 IDR/kg, naik 0,49% dibanding observasi sebelumnya 2026-10-01. Benchmark Gula Pasir Lokal tercatat 19.150 IDR/kg, tidak berubah (0%) dibanding 2026-10-01. Benchmark World Bank Pink Sheet Sugar, World (ISA) tercatat 7.275,17 IDR/kg pada 2026-09-30, naik 7,42% dibanding 2026-08-31. INTERPRETASI TERDUKUNG: Pergerakan menunjukkan harga gula premium domestik masih menguat tipis, sementara gula lokal relatif stabil; di level global, harga acuan juga menguat cukup besar dalam periode terakhir.
FAKTA: Klaster berita yang tersedia menyoroti kenaikan harga gula, kekhawatiran gangguan produksi, tekanan iklim pada produksi gula, serta isu impor gula dan perlindungan petani tebu. INTERPRETASI TERDUKUNG: Perkembangan tersebut menjadi faktor yang perlu dipantau terhadap pasar gula, namun belum cukup data untuk memastikan penyebab utama perubahan harga pada observasi ini.
FAKTA: Ada juga berita mengenai upaya swasembada gula melalui mekanisasi, bongkar ratoon, optimalisasi budidaya tebu, dan penguatan kemitraan petani-tebu. INTERPRETASI TERDUKUNG: Upaya peningkatan produksi domestik berpotensi menjadi penyeimbang tekanan harga, namun besarnya dampak belum dapat dipastikan dari data yang ada.
WATCH ITEM: 1) Perkembangan harga gula premium dan lokal di PIHPS pada observasi berikutnya. 2) Pergerakan acuan harga gula global ISA/World Bank. 3) Kabar gangguan produksi, tekanan iklim, dan perkembangan musim giling tebu. 4) Kebijakan atau realisasi impor gula serta dampaknya terhadap petani tebu. 5) Implementasi program swasembada gula dan hasil mekanisasi/bongkar ratoon di daerah.
Metodologi & Pertanyaan Umum
PIHPS Bank Indonesia mencatat harga eceran rata-rata nasional gula pasir — mencerminkan harga di tingkat konsumen, bukan harga lelang/produsen, sehingga pergerakannya cenderung lebih halus dibanding komoditas berbasis tender.
Emiten Terkait
Perusahaan tercatat di BEI dengan eksposur bisnis terverifikasi terhadap komoditas ini.
Produk gula yang berbeda memiliki harga yang sah berbeda — GKP, GKR, dan raw sugar tidak pernah digabung menjadi satu "Harga Gula" generik. Setiap varian terikat pada benchmark dan PriceObservation-nya sendiri; tidak ada substitusi antar-varian.
Commodity → Variant → Grade → Market → Benchmark → PriceObservation. Tidak ada harga yang ditetapkan untuk varian tanpa observasi resmi terverifikasi. Fundamental tebu (rendemen, produksi, luas panen) berada di lapisan metrik terpisah — bukan observasi harga.