MORNING BRIEF · 22 Oktober 2026 · 4 menit baca
CPO KPBN Turun 0,28% ke Rp15.115/kg, Kopi ICO Terkoreksi 0,88% ke Rp146.461/kg, Gula Premium PIHPS Naik 0,49%
Kamis, 22 Oktober 2026. Pergerakan harian pada data hari ini relatif kecil. Kopi mendapat pembaruan data (observasi 20 Oktober), sedangkan karet, kakao, dan teh belum diperbarui sejak edisi sebelumnya.
Draf awal disusun dengan bantuan AI (berdasarkan data terverifikasi), ditinjau editor sebelum diterbitkan.
Executive Summary
- •FAKTA: CPO Tender KPBN Franco Dumai Rp15.115/kg, turun Rp43 (0,28%), data 21 Oktober 2026 (Terbaru). Level ini konsisten dengan edisi kemarin (Rp15.158/kg). ANALISIS: Koreksi tipis setelah kenaikan 0,72% pada edisi sebelumnya. Sumber ini berlevel C (sekunder tertelusuri, via InfoSAWIT), sehingga belum diverifikasi langsung ke dokumen primer KPBN.
- •FAKTA: Kopi (ICO Other Milds) Rp146.461,30/kg, turun Rp1.299,70 (0,88%), tanggal observasi 20 Oktober 2026 (Data Terakhir Tersedia, bukan data 22 Oktober). ANALISIS: Edisi kemarin mencatat Rp143.680,22/kg per 16 Oktober. Selisihnya sekitar +Rp2.781 (sekitar +1,9%) antara dua tanggal observasi itu, tetapi data tidak memuat pergerakan harian di antaranya.
- •FAKTA: Gula Pasir Kualitas Premium (rata-rata nasional pasar tradisional, PIHPS) Rp20.650/kg, naik Rp100 (0,49%), data 21 Oktober 2026 (Terbaru). ANALISIS: Angka ini tidak bisa dibandingkan langsung dengan Rp19.450/kg di edisi kemarin, karena benchmark yang tertulis pada data hari ini adalah kualitas premium. Data tidak menjelaskan hubungan kedua seri tersebut.
- •FAKTA: Karet petani Jambi Rp18.000/kg dan kakao petani Kendari Rp55.000/kg, keduanya tanpa perubahan (0%), tanggal observasi 19 Oktober 2026 (Data Terakhir Tersedia). ANALISIS: Tidak ada pembaruan sejak edisi sebelumnya, jadi kondisinya relatif stabil menurut data yang ada.
- •FAKTA: Teh (Tea Board India, lelang Coonoor) Rp24.317,17/kg, naik 5,31%, data mingguan per 3 Oktober 2026. ANALISIS: Ini bukan harga hari ini dan belum diperbarui. Kenaikan 5,31% adalah pergerakan mingguan lama yang masih tercatat sebagai terbesar, sehingga tidak boleh dibaca sebagai sinyal pasar terkini.
- •ANALISIS: Berdasarkan data, tidak ada perkembangan material berskala besar dibanding edisi sebelumnya. Brief ini tidak menarik hubungan sebab-akibat yang tidak didukung data.
Market Snapshot
CPO
TerbaruCPO Tender KPBN — Franco Dumai
Rp15.115/kg
▼ -0,28%
Tanggal observasi: 21 Oktober 2026 · KPBN / Inacom — via publikasi InfoSAWIT
Karet
Data Terakhir TersediaHarga Petani Karet — Jambi (Bappebti)
Rp18.000/kg
— 0%
Tanggal observasi: 19 Oktober 2026 · Bappebti — Sistem Informasi Harga Komoditi (Kementerian Perdagangan)
Kopi
Data Terakhir TersediaICO Other Milds — Referensi Arabika Global
Rp146.461,3/kg
▼ -0,88%
Tanggal observasi: 20 Oktober 2026 · International Coffee Organization (ICO) — Indicator Prices (I-CIP)
Kakao
Data Terakhir TersediaHarga Petani Kakao — Kendari (Bappebti)
Rp55.000/kg
— 0%
Tanggal observasi: 19 Oktober 2026 · Bappebti — Sistem Informasi Harga Komoditi (Kementerian Perdagangan)
Gula
TerbaruGula Pasir Kualitas Premium — Rata-rata Nasional, Pasar Tradisional (PIHPS Bank Indonesia)
Rp20.650/kg
▲ +0,49%
Tanggal observasi: 21 Oktober 2026 · PIHPS — Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (Bank Indonesia)
Teh
Data MingguanTea Board India — Lelang Coonoor
Rp24.317,17/kg
▲ +5,31%
Tanggal observasi: 3 Oktober 2026 · Tea Board India — Weekly Auction Prices
Apa yang Bergerak?
Teh
- Teh: naik 5,31%
Kopi
- Kopi: turun 0,88%
Gula
- Gula: naik 0,49%
CPO
- CPO: turun 0,28%
Karet
- Karet: stabil 0%
Mengapa Bergerak?
CPO
- FAKTA: Harga tender KPBN Franco Dumai Rp15.115/kg (-0,28%), observasi 21 Oktober 2026, berstatus Terbaru, verifikasi level C.
- ANALISIS: Pergerakan harian kecil dan data tidak memuat penyebab turunnya harga. Judul berita (kontan.co.id, 20 Oktober) menyebut 'Harga CPO Rebound' dengan katalis ekspor dan biodiesel, tetapi data pada 21 Oktober justru menunjukkan koreksi. Perlu dipantau apakah koreksi ini berlanjut.
- FAKTA (judul berita): Terdapat pemberitaan tentang El Nino yang membuat Sungai Kapuas surut sehingga pengiriman CPO terhambat dan harga TBS turun, serta tentang minyak sawit yang diminati India. Isi artikel tidak tersedia pada data, sehingga dampaknya terhadap harga KPBN tidak dapat disimpulkan.
Kopi
- FAKTA: ICO Other Milds Rp146.461,30/kg (-0,88%), observasi 20 Oktober 2026, berstatus Data Terakhir Tersedia dari sumber primer (ICO I-CIP).
- ANALISIS: Dibanding Rp143.680,22/kg pada 16 Oktober (edisi sebelumnya), level terbaru lebih tinggi. Penurunan 0,88% pada 20 Oktober tampak sebagai koreksi dari level yang lebih tinggi sehari sebelumnya, karena perubahan -Rp1.299,70 mengimplikasikan harga sebelumnya sekitar Rp147.761.
- FAKTA (judul berita): Pemberitaan kopi didominasi ekspor robusta ke Korea Selatan (Badan Karantina Indonesia) serta minat pasar Eropa dan Timur Tengah terhadap kopi Aceh. Isi artikel tidak tersedia, jadi tidak ada kesimpulan tentang pengaruhnya pada harga.
Kakao
- FAKTA: Harga petani Kendari Rp55.000/kg, tanpa perubahan, observasi 19 Oktober 2026 (Data Terakhir Tersedia).
- ANALISIS: Level sama dengan edisi sebelumnya dan belum ada pembaruan, sehingga kondisinya dinilai stabil berdasarkan data yang ada.
Karet
- FAKTA: Harga petani Jambi Rp18.000/kg, tanpa perubahan, observasi 19 Oktober 2026 (Data Terakhir Tersedia, sumber primer Bappebti).
- FAKTA (judul berita): Harian Berkat (21 Oktober) memberitakan harga karet 'tembus Rp17.800' di Sanggau. Lokasi dan jenis harganya berbeda dengan benchmark Jambi, sehingga keduanya tidak boleh dibandingkan langsung.
Gula
- FAKTA: Gula Pasir Kualitas Premium (rata-rata nasional, pasar tradisional, PIHPS) Rp20.650/kg, naik Rp100 (0,49%), observasi 21 Oktober 2026, berstatus Terbaru.
- ANALISIS: Benchmark pada data ini tertulis kualitas premium, sedangkan edisi kemarin mencatat Rp19.450/kg untuk gula pasir lokal. Karena itu perubahan antar edisi tidak dapat dibaca sebagai lonjakan harga. Data tidak menjelaskan perbedaan kedua seri.
Teh
- FAKTA: Lelang Coonoor (Tea Board India) Rp24.317,17/kg, naik Rp1.226,38 (5,31%), data mingguan per 3 Oktober 2026.
- ANALISIS: Data berusia sekitar tiga pekan dan belum diperbarui sejak edisi sebelumnya. Perlu dipantau kapan data lelang terbaru tersedia sebelum menarik kesimpulan arah harga.
Berita & Regulasi Penting
- Harga CPO Rebound, Permintaan Ekspor dan Prospek Biodiesel Jadi Katalis — kontan.co.id
- El Nino Picu Sungai Kapuas Surut, Pengiriman CPO Terhambat dan Harga TBS Turun — kontan.co.id
- Minyak Bunga Matahari Langka akibat Perang, Minyak Sawit Jadi Rebutan India — sawitsetara.co
- Tanggapi Isu Hotspot Sawit, GAPKI Tekankan Pentingnya Objektivitas Data dan Penanganan Lintas Sektor — Sawit Indonesia
- Bernilai Rp1,55 Miliar, 18 Ton Kopi Robusta Bidik Pasar Korea Selatan — Badan Karantina Indonesia
- Kopi Aceh Dilirik Pasar Eropa & Timteng, Mualem Minta Dikawal hingga Transaksi — Komparatif.ID
- Tembus Rp17.800, Disbunnak Sanggau Ajak Masyarakat Tanam Karet — Harian Berkat
Policy & Regulation Watch
- Harga Referensi CPO September 2026 Naik Jadi US$1.007,51/MT (Kementerian Perdagangan RI, 2026-08-27, Berlaku) — https://www.kemendag.go.id/berita/pojok-media/harga-cpo-ditetapkan-naik-menjadi-100751-dolar-as-per-metrik-ton
- Perubahan Tarif Pungutan Ekspor Dana Perkebunan Sawit (Kementerian Keuangan RI, 2026-02-27, Berlaku) — https://jdih.kemenkeu.go.id/dok/pmk-9-tahun-2026/summary
- Penyesuaian Tarif Bea Keluar Kelapa Sawit, Kakao, dan Getah Pinus (Kementerian Keuangan RI, 2025-10-10, Berlaku) — https://jdih.kemenkeu.go.id/dok/pmk-68-tahun-2025
- Perubahan Kedua Ketentuan Impor Gula — Permendag No. 11 Tahun 2026 (Kementerian Perdagangan RI, 2026-04-21, Berlaku) — https://jdih.kemendag.go.id/peraturan/peraturan-menteri-perdagangan-republik-indonesia-nomor-11-tahun-2026-tentang-perubahan-kedua-atas-peraturan-menteri-perdagangan-nomor-18-tahun-2025-tentang-kebijakan-dan-pengaturan-impor-barang-pertanian-dan-peternakan
What to Watch Next
- Perlu dipantau apakah CPO KPBN melanjutkan koreksi dari Rp15.115/kg atau kembali menguat pada sesi berikutnya.
- Perlu dipantau pembaruan data ICO setelah 20 Oktober untuk melihat apakah koreksi 0,88% berlanjut atau hanya penyesuaian sesaat.
- Perlu dipantau kapan data karet dan kakao Bappebti (terakhir 19 Oktober) serta lelang teh Coonoor (terakhir 3 Oktober) diperbarui.
- Perlu dipantau konsistensi seri gula PIHPS (kualitas premium) pada edisi mendatang agar perbandingan antar hari tetap sebanding.
- Perlu dipantau perkembangan isu hotspot sawit (GAPKI) dan dampak cuaca (El Nino) terhadap logistik CPO sebagaimana tercermin dalam judul berita. Dampaknya pada harga belum dapat disimpulkan dari data yang ada.
Sumber & Metodologi
Harga CPO Rebound, Permintaan Ekspor dan Prospek Biodiesel Jadi Kataliskontan.co.id
El Nino Picu Sungai Kapuas Surut, Pengiriman CPO Terhambat dan Harga TBS Turunkontan.co.id
Minyak Bunga Matahari Langka akibat Perang, Minyak Sawit Jadi Rebutan Indiasawitsetara.co
Tanggapi Isu Hotspot Sawit, GAPKI Tekankan Pentingnya Objektivitas Data dan Penanganan Lintas SektorSawit Indonesia
Bernilai Rp1,55 Miliar, 18 Ton Kopi Robusta Bidik Pasar Korea SelatanBadan Karantina Indonesia
Kopi Aceh Dilirik Pasar Eropa & Timteng, Mualem Minta Dikawal hingga TransaksiKomparatif.ID
Tembus Rp17.800, Disbunnak Sanggau Ajak Masyarakat Tanam KaretHarian Berkat
Harga pada Market Snapshot bersumber dari observasi terverifikasi & dipublikasikan pada layanan data Infokomoditas — sumber yang sama dengan halaman Harga dan detail Komoditas.
